Minggu, 10 Januari 2010

simpul ikatan dan jerat pramuka












di atas tadi gambar berbagaii simpul dan ikatan

Beberapa jenis tali yang digunakan umumnya pada kepramukaan adalah tali yang terbuat dari bahan nylon, yang mempunyai kelemahan dan kekurangan. Kelebihannya antara lain:

a. Ringan dan mudah diatur

b. Mudah dibuat simpul dengan kekuatan tarik yang merata

c. Mempunyai elastisitas yang tinggi dan meredan sentakan

d. Menyerap sedikit air

Serta kekurangan dari nylon yaitu:

a. Tidak tahan terhadap panas

b. Mudah meleleh pada temperature yang tinggi

Agar tali tahan lama dan dapt dipergunakan untuk jangka waktu yang panjang tali harus dan perlu diberi perlakuan khusus setelah dipakai kegiatan. Lakukan beberapa langkah berikut untuk pemeliharaan tali:

1. Kotoran/kerikil yang melekat pada tali dicuci dengan air dingin (tidak tahan terhadap panas) dan dikeringkan di tempat yang tidak terkena matahari langsung (diangin-anginkan).

2. Tali harus dijauhkan dari bahan-bahan yang merusak tali, misalnya; air accu, oil, minyak, bahan-bahan kimia,dll.

3. Penyimpanan tali pada tempat/ruangan tertentu yang terhindar dari cahaya matahari secara langsung, dan diusahakan sirkulasi udara lancar dengan kelembaban rendah.

4. Tali disimpan dalam keadaan kering dan digantung dalam bentuk lingkaran atau gulungan yang secara sederhana dan mudah diurai kembali

Hasil bentukan dari tali, yaitu terdiri dari: simpul, ikat dan jerat. Simpul, ikatan, maupun jerat yang baik dan benar adalah simpul, ikatan, dan jerat yang dapat digunakan dengan kuat, tidak mudah lepas dan mudah untuk dilepas kembali. Dan kita akan membahasnya satu persatu.

A. SIMPUL

Simpul merupakan hasil bentukan dari tali atau dua utas tali. Macam-macam dari simpul yaitu:

1. Simpul hidup/ topi

Fungsi : Gunanya Untuk mengikat tiang.

2. Simpul mati

Fungsi : Gunanya untuk menyambung 2 utas tali yang sama besar dan tidak licin.

3. Simpul pangkal

Fungsi : Gunanya untuk permulaan ikatan untuk mengikat tali pada tiang/kayu.

4. Simpul jangkar

Fungsi : Gunanya Untuk membuat tanduk darurat atau mengikat ember/timba.

5. Simpul Tarik

Fungsi : Gunanya Untuk turun kejurang atau dari atas pohon.

6. Simpul Laso

Fungsi :gunanya untuk mengikat leher binatang

7. Simpul Anyam

Fungsi : Gunanya untuk menyambung 2 utas tali yang tidak sama besarnya dan dalam keadaan kering.

8. Simpul Anyam Berganda

Fungsi :gunnanya untuk menyambung dua utas tali yang ukurannya tidak sama besar yang basah dan atau tidak licin

9. Anyaman rantai

Fungsi :gunanya untuk memendekkan tali

NB : 9 nomer di atas yang termasuk 10 simpul dasar

10. Simpul Ujung Tali

Fungsi : Gunanya agar tali pintalan pada ujung tali tidak mudah lepas.

11. Simpul Tiang

Fungsi : Gunanya Untuk mengikat benda hidup/leher binatang agar yang diikat tidak terjerat, dan untuk menambatkan tali pengikat binatang pada pohon agar binatang itu dapat bergerak bebas.

12. Simpul Kembar/Nelayan

Fungsi : Gunanya untuk menyambung 2 utas tali yang sama besarnya dan dalam keadaan licin dan basah

13. Simpul Erat

Fungsi : Gunanya untuk memendekkan tali tanpa pemotongan.

14. Simpul Tambat

Fungsi : Gunanya Untuk memulai ikatan dan digunakan untuk menyeret balok.

15. Simpul Penarik

Fungsi : Gunanya untuk menarik benda yang cukup besar.

16. Simpul Gulung

Fungsi : Gunanya Untuk diikatkan pada tali penarik agar orang lain dapat membantu menarik.

Gambar (step)

17. Simpul Kursi

Fungsi : Gunanya untuk mengangkat atau menurunkan benda atau orang pingsan .

18. Simpul Pengunci

Fungsi : simpul yang dibuat untuk menghindari lepasnya ujung atau ekor tali dari ikatan yang berbentuk lingkaran pada tali tersebut.

19. Simpul Prusik

Fungsi :gunanya untuk naik tali

20. Simpul Tiang Berganda

Fungsi :Gunanya Untuk mengangkat atau menurunkan benda/manusia.

21. Simpul Tangga Tali

Fungsi : Gunanya Untuk membuat tangga tali.

B. IKATAN

Ikatan merupakan bentukan tali yang digunakan untuk mengikat dua benda. Macam-macam dari ikatan yaitu:

1. Ikatan Kaki Tiga

Fungsi : Untuk mengikat tiga tiang dalam pembuatan kaki tiga, jemuran.

2. Ikatan Palang

Fungsi : Untuk mengikat dua tiang yang bersilangan denga sudut 90 (siku-siku)

3. Ikatan Silang

Fungsi : Untuk mengikat dua buah tiang yang bersilangan tidak berbentuk siku.

4. Ikatan Sambung Tongkat

Fungsi : Untuk menyambung dua tiang agar lebih panjang.

5. Ikatan Canggah

Fungsi : Digunakan untuk mengikat dua tiang dalam pembuatan kuda-kuda.

C. JERAT

Jerat merupakan bentukan tali dari benda dengan tali. Macam-macam dari jerat yaitu:

1. Jerat Tiang Dua Mata

2. Jerat Bermata Tiga

3. Jerat Laso

4. Jerat Delapan

5. Jerat Tangga

6. Jerat Tambat

7. Jerat Kupu-Kupu


8 komentar:

  1. mudah- mudahan ini membantu,...
    cayyo pramuka lovers,...

    BalasHapus
  2. Makasih ya Saya coba belajar

    BalasHapus
  3. whoa makasih.. besok saya ulangan simpul pramuka. :3

    BalasHapus
  4. Mampir ya kunjungan Balik Ke Sahabat Pramuka Ku

    BalasHapus
  5. ini kan cuma scan dari buku pramuka,
    kasih info lengkap dong. gimana caranya bikin simpul2 seperti diatas, step by step gitu. Thanks

    BalasHapus
  6. ada lebih banyak lagi nggk,,,,,,,,,,,

    BalasHapus
  7. saya pengen minta info tetang simpul lebih banyak lagi klw bisa......

    BalasHapus